Kampung Warna Warni Jodipan Malang Terbaik

Pemukiman di Daerah Aliran Sungai (DAS) selalu identik dengan kata ‘kumuh’. Hal itu juga terjadi di Kelurahan Jodan sebelum menjadi Kampung Warna-Warni. Dengan melihat Kampung Warna-Warni yang berada di Malang seperti memberi angin segar bahwa tugas mahasiswa sebagai agent of change sedang ditunaikan. Yaitu dengan menjadi penggerak dalam mengubah pemukiman kumuh Kampung Jodipan menjadi Kampung Warna-warni yang dikunjungi para wisatawan.

Di Kampung Warna-Warni ini kamu bisa berselfie ria dengan latar yang super epik. Dengan kombinasi 15 warna yang berada di dinding-dinding rumah warga. Ada pula berbagai lukisan mural yang membuat kampung ini seolah menjadi kampung dalam lukisan. Bahkan seperti negeri dongeng. Apalagi dengan view  yang mengagumkan jika diambil dari Jembatan Gatot Subroto atau Jembatan Embong Brantas. Berdiri dengan gaya terbaik dengan latar yang cerah. Membuat siapapun yang melihatnya menjadi bersemangat.

 



 

Sepanjang gang-gang di Kampung Warna-Warni, kamu akan disuguhi beragam lukisan. Bahkan ada yang namanya kampung 3D karena saking banyaknya gambar 3D di dinding rumah para warga. Juga ada lukisan  jembatan yang di terdapat aliran air yang mengalir deras. Seperti nyata. Dengan berbagai lukisan 3D ini, kamu tinggal mengatur ekspresi dengan berbagai lukisan yang seperti berada di pameran lukisan ternama.

Sejarah Kampung Warna-Warni

Ide membuat Kampung Warna-Warni ini datang dari mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang. Awalnya mereka ingin mengubah perilaku buruk para warga yang sering membuat sampah di aliran sungai. Apalagi saat dilihat dari Jembatan Gatot Subroto, Kampung Jodipan yang memiliki bentuk lanskap yang sangat bagus. Dimulailah dengan mengecat dinding-dinding rumah warga agar tidak terlihat kusam yang dibantu oleh 30 tukang cat, tentara dan salah satu produsen cat.

 

Setelah kampung Jodipan yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dulu kumuh kini menjadi kampung warna-warni dengan berbagai lukisan mural di beberapa sudut. Para mahasiswa, warga, juga penggerak lain sama sekali tidak menyangka jika banyak orang yang berkunjung untuk sekadar berfoto. Apalagi dengan adanya wisatawan yang singgah mampu menjadikan solusi masalah sanitasi yang dulu menjadi ide awal pembuatan Kampung Warna-Warni. Kini, para warga malu membuang sampah di aliran sungai.

Akomodasi

Setelah lelah berkeliling memandang warna-warni dinding rumah warga, kamu bisa beristirahat sejenak sambil menikmati makanan dan minuman yang dijajakan oleh warga sekitar. Dengan mengunjungi kampung warna-warni yang dulu kumuh kini indah, kamu juga bisa membantu perekonomian warga.

Akses

Kampung Warna-Warni terletak di RT 06, RT 07 dan RT 08 RW 02 Kampung Juanda Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang. Untuk bisa menikmati berfoto ria dengan beragam lukisan mural, cukup mudah. Kalau kamu turun dari Stasiun Malang, kamu cukup berjalan 500 meter dan dari kejauhan sudah terlihat warna-warni kampung Jodipan ini. Atau bermula di alun-alun tugu yang berjarak 1 km dari Kampung Warna-Warni. Cukup mudah, bukan?

Harga tiket

Sebenarnya, untuk bisa berselfie ria di kampung warna-warni kamu tidak perlu membayar. Hanya saja pihak pengelola mengenakan tarif Rp 2.000 untuk biaya parkir. Setelah itu kamu bisa berfoto ria dari ujung sampai ujung dengan berbagai warna yang berbeda dan lukisan mural yang membuat fotomu semakin hits.

Kesimpulan

Kamu bisa berfoto ria di Kampung Warna-Warni dengan latar yang bagus.
 

Harga tiket : tidak ada

Biaya parkir : Rp2.000,00

 

Wahana : Lukisan mural di dinding, jalan, atap rumah warga yang asyik untuk berfoto. Juga lukisan 3D yang tampak nyata bahkan membuatmu terlihat seperti di dunia animasi. Lokasi : RT 06, RT 07 dan RT 08 RW 02 Kampung Juanda Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang.

Untuk mencari dan sekaligus memesan tempat penginapan di sekitar lokasi tersebut, kamu bisa gunakan fitur pencarian yang ada di tempat tersebut.

Post a Comment for "Kampung Warna Warni Jodipan Malang Terbaik"